Seputar Peradilan

Pendampingan bagi Perempuan yang Berhadapan dengan Hukum Jadi Proyek Aktualisasi Latsar CPNS Pengadilan Agama Gianyar

WhatsApp Image 2022 04 19 at 10.44.29

Dimulai dari 25 Maret sampai dengan 28 April 2022, CPNS Pengadilan Agama Gianyar yang sedang mengikuti pelatihan dasar (latsar), Eka Sophia Fitri, S.H. akan menjalankan projek aktualisasi nilai BERAKHLAK dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.  Aktualisasi yang dipilih untuk diterapkan di Pengadilan Agama Gianyar adalah penguatan literasi dan implementasi layanan publik bagi perempuan yang berhadapan dengan hukum. Hal ini berkaitan dengan tugas peserta latsar tersebut yang adalah Analis Perkara Peradilan pada Kepaniteraan Gugatan, yang saat ini ditempatkan sebagai petugas PTSP Pengadilan Agama Gianyar.

Rancangan aktualisasi telah diujikan dan disetujui oleh mentor, coach dan penguji pada Senin, 21 Maret 2022 lalu. Ketua Pengadilan Agama Gianyar, Dodi Yudistira, S.Ag., M.H. menjadi mentor pelaksanaan aktualisasi, Dr. Teja Primawati Utami, S.Tp., M.M., widyaiswara Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Mahkamah Agung RI sebagai coach/pembimbing, dan Dr. Salomo Ginting, S.H., M.H., Hakim Pengadilan Negeri Pekanbaru, sebagai penguji.

WhatsApp Image 2022 04 19 at 10.45.04

Pemilihan projek aktualisasi tersebut didasari oleh hampir seluruh perkara yang ditangani oleh Pengadilan Agama Gianyar melibatkan perempuan sebagai pihaknya. Hal ini dapat dipahami bahwa tugas dan fungsi dan kewenangan Pengadilan Agama di bidang hukum keluarga, yang dapat dipastikan terdapat perempuan sebagai anggota keluarga. Lebih lanjut, perempuan yang berperkara di Pengadilan Agama Gianyar sebagian besar berasal dari keluarga tidak mampu, berpendidikan relatif rendah, sehingga menimbulkan banyak pertanyaan terkait proses persidangan. Pihak tersebut awam mengenai pengadilan dan belum berpengalaman dalam beracara, tetapi tidak mampu untuk menggunakan jasa pengacara. Hal ini memerlukan asistensi atau pendampingan bagi perempuan yang berhadapan dengan hukum.

Perlunya penguatan literasi Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 3 Tahun 2017 tentang Pedoman Mengadili Perempuan yang Berhadapan dengan Hukum di Pengadilan Agama Gianyar mengingat perkara perceraian, waris, hadhonah, yang ditangani terkait perempuan sebagai golongan rentan mendapatkan ketidakadilan. Selain itu juga berkaitan dengan perempuan yang trauma oleh suaminya, sehingga tidak sanggup bertemu dengan suaminya di meja pengadilan, tidak sanggup berdiri sendiri untuk menceritakan pengalaman traumatisnya, membutuhkan penanganan khusus agar perempuan dapat mengikuti acara persidangan dengan nyaman.

Tujuan aktualisasi ini sebagai ikhtiar menyamakan persepsi dan mengimplementasikan PERMA 3/2017 dalam upaya meminimalisasi disparitas penanganan perkara perempuan yang berhadapan dengan hukum, sesuai dengan kebutuhan pengguna layanan yang berkaitan langsung dengan profesionalisme ASN (tugas dan fungsi pegawai, kompetensi bidang) selaku pemberi layanan.

WhatsApp Image 2022 04 19 at 10.45.44

Aktualisasi ini telah memenuhi kriteria aktual, problematik, kekhalayakan dan kelayakan untuk dilaksanakan. Aktual berkaitan dengan peraturan yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung, yaitu PERMA 3/2017 yang seyogyanya dipedomani oleh seluruh satuan kerja. Problematik berkaitan dengan akses keadilan yang sangat berdampak pada kualitas keadilan yang akan diberikan. Kekhalayakan berkaitan dengan aparatur dan hampir seluruh pengguna layanan di Pengadilan Agama Gianyar. Kelayakan karena menggerakkan implementasi peraturan yang berkaitan erat dengan pelayanan prima, juga mengingat rendahnya kesadaran baik aparatur maupun masyarakat mengenai peraturan ini sehingga menjadi layak untuk diaktualisasikan.

Aktualisasi ini penting untuk dilaksanakan supaya tidak terlambat mengimplementasikan peraturan yang berakibat merugikan pengguna layanan Terlebih, hal ini menyangkut tugas pokok instansi (core business) yang berdampak langsung kepada pengguna layanan.

Pelaksanaan aktualisasi selama 4 pekan ini menjalankan 4 kegiatan. Yaitu penyusunan bahan sosialisasi dengan studi literatur, menyelenggarakan diseminasi kepada aparatur Pengadilan Agama Gianyar, sosialisasi kepada masyarakat, menyediakan instrumen pelaksanaan PERMA 3/2017 berupa formulir permohonan pendampingan dan pembuatan Standar Operasional Prosedur (SOP) pendampingan perempuan yang berhadapan dengan hukum.

Keempat kegiatan tersebut telah dirancang sampai dengan tahapan-tahapan kegiatan yang mengakomodasi pelaksanaan nilai Berakhlak pada tiap tahapan. Tiap kegiatan juga disusun untuk menghasilkan output yang mendukung atau mempercepat terwujudnya visi dan misi organisasi satuan kerja. Nilai berakhlak memiliki korelasi dengan nilai organisasi satuan kerja.

Melalui kegiatan tersebut, aktualisasi diharapkan memberikan manfaat untuk:

  1. meningkatkan keterampilan dan literasi SDM aparatur Pengadilan Agama Gianyar dalam memahami, melaksanakan, dan melakukan evaluasi terhadap tata laksana dari PERMA 3/2017;
  2. sosialisasi kepada masyarakat di wilayah hukum Pengadilan Agama Gianyar terkait PERMA 3/2017 demi peningkatkan pelayanan dan upaya pemenuhan hak masyarakat dalam mengakses keadilan, khususnya kepada kaum rentan, dalam hal ini perempuan yang berhadapan dengan hukum (PBH);
  3. menyediakan sarana pelaksanaan PERMA 3/2017 di Pengadilan Agama Gianyar

Pelaksanaan aktualisasi latsar ini akan diujikan kembali laporannya pada Mei 2022 mendatang. Pada pelaporan tersebut, akan ditayangkan video testimoni dari pihak yang telah mendapatkan brosur dan sosialisasi PERMA 3/2017 oleh peserta latsar sebagai bukti pelaksanaan proyek aktualisasi.